Flying Cute Green Butterfly Pidato Bahasa Indonesia | hellooow! selamat menikmati! (^_^)

Minggu, 22 Desember 2013

Pidato Bahasa Indonesia

Nah, admin pernah cerita waktu bulan bahasa admin ikut lomba pidato bahasa Indonesia yang bertema "Bahasa Indonesia, Bahasa Nasionalku". Peserta diwajibkan membuat naskah pidato sendiri. Admin akan kasih contoh pidato admin waktu mengikuti lomba. oh, ya admin mau kasih tau waktu itu admin gak menang. tapi, bukan berarti admin kalah karena naskah pidato admin. tapi, karena kegrogian admin yang gak banget. semoga bermanfaat!


Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatu
Yang terhormat Bapak/Ibu Dewan Juri, serta teman-temanku yang berbahagia.
            Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat dan rahmat-Nya kita semua dapat berkumpul ditempat ini dalam keadaan sehat wal’afiat, baik jasmani maupun rohani. Dalam kesempatan yang baik ini, saya Idora Diah Vitaloka perwakilan kelas XI Alam 4 akan menyampaikan  pidato yang bertema Bahasa Indonesia, bahasa Nasionalku.

            Bahasa merupakan lambang  bunyi yang digunakan sebagai sarana berkomunikasi oleh manusia dimuka bumi. Hal itu menunjukan bahasa merupakan salah satu langkah awal dalam melakukan interaksi.
            Bahasa nasional merupakan bahasa pemersatu dalam sebuah negara. Seperti Negara Filipina yang menggunakan bahasa Tagalog sebagai bahasa nasional mereka, begitu pula Malaysia yang menggunakan bahasa melayu sebagai bahasa pemersatu mereka. Kita sebagai bangsa Indonesia patut berbangga. Mengapa kita patut berbangga? Di Negara Filipina, bahasa tagalog tidak begitu sering digunakan dalam penerapan aktivitas sehari-hari oleh masyarakatnya. Sedangkat masyarakat Malaysia lebih menyukai bahasa Inggris sebagai sarana komunikasi di baandingkan bahasa Malaysia. Di Indonesia, bahasa Indonesia dengan mudah kita jumpai seperti disekolah, dimall, di sebuah komunitas, kantor, dan lain-lain. Meskipun penggunaan bahasa Indonesia tersebut bukanlah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Namun, berupa bahasa yang sudah agak dirubah dan dicampur agar terdengar tidak kaku.
            Perubahan bahasa yang disadari maupun tidak, bisa menimbulkan efek negatif kepada bahasa Indonesia yang baik dan benar. Seperti beberapa contoh berikut. Hal ini sering terjadi pada anak muda sekarang ini pada generasi melenium. Generasi milenium merupakan generasi yang berlangsung dari tahun 1982 hingga sekarang. Generasi ini mempunyai rasa nasionalisme yang berkurang akibat era globalisasi. Era globalisasi yaitu dimana teknologi sudah berkembang secara pesat, membuat batas antar negara telah hilang. Masuknya budaya baru dari negara asing tanpa terkontrol, salah satu contohnya bahasa mereka. Generasi melenium secara sengaja maupun tidak telah mencampur bahasa Indonesia dengan bahasa asing ataupun telah mencampurnya dengan bahasa yang mereka buat sendiri  sehingga mereka menganggap bahasatersebut terlihat lebih keren.
            Cara pikir remaja yang menggap bahwa mempelajari serta mengusai bahasa asing sangatlah penting untuk kemajuan pada dirinya maupun bangsa. Tujuan tersebut memang benar, mengingat ilmu pengetahuan yang ada pada beberapa negara asing lebih maju dibanding negara kita tercinta ini. Namun, disadari maupun tidak kemampuan menguasai bahasa asing telah membuat remaja terkadang melupakan cara berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Padahal dengan berbahasa Indonesia yang baik dan benar, itu menunujukan bahwa kita mencintai bahasa kita, bangsa kita.
 Ancaman juga datang dari dalam  negeri kita sendiri. Seperti penggunaan bahasa daerah yang dicampur dengan bahasa Indonesia. Akan tetapi, pelestarian bahasa daerah merupakan salah satu budaya kita memang wajib dilakukan. Namun, penempatan bahasa daerah diwaktu yang kurang pas, bisa menimbulkan kerusakan pada bahasa Indonesia.
Ancaman yang paling besar seperti munculnya beberapa bahasa gaul dikalangan remaja, serta akronim pada masyarakat.
Bukankah pemuda-pemudi Indonesia telah berjanji dalam sumpah pemuda bahwa akan  menjunjung bahasa Indonesia.
Jadi, kita bisa mencengah penggunaan bahasa Indonesia yang kurang benar dengan menempatkan bahasa indonesia sebagai bahasa prioritas, serta merasa bangga dengan bahasa kita. Dengan begitu kita bisa menunjukan rasa nasionalisme kita pada bangsa Indonesia.
Demikian pidato yang saya sampaikan, saya meminta maaf bila terdapat kesalahan baik disengaja maupun tidak sengaja.
Waalaikumsalam warahmatullahi wabarokatu

0 komentar:

Posting Komentar

 

hellooow! Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template